Rabu, 03 Juni 2026

Tentang Jambi Seberang

 

Kota Jambi dibelah oleh sungai Batanghari, yang merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera.  Dengan demikian secara geografis Kota Jambi dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu wilayah  bagian selatan sungai Batanghari, yang merupakan lokasi pusat pemerintahan Kota Jambi saat ini, dan wilayah bagian utara yang disebut sebagai Seberang.  Wilayah Seberang, yang saat ini terdiri dari dua kecamatan yaitu Danau Teluk dan Pelayangan, merupakan permukiman yang lebih awal dihuni oleh mayoritas penduduk Kota Jambi.  Sedangkan wilayah Pasar, sebutan yang diberikan oleh masyarakat Seberang untuk wilayah selatan sungai Batanghari, umumnya dihuni oleh pendatang tahap berikutnya yang berasal dari berbagai daerah dan suku. Karena sebagian besar wilayah Seberang merupakan dataran rendah, yang setiap tahun tergenang oleh banjir sungai Batanghari, maka pengembangan wilayah ini menjadi sangat terbatas. Sedang wilayah Pasar yang relatif berada pada dataran yang lebih tinggi cenderung berkembang lebih cepat sehingga tumbuh menjadi perkotaan, yang salah satu wilayahnya menjadi lokasi pusat pemerintahan Kota Jambi yaitu  di Kecamatan Kota Baru. 

Penduduk Seberang menggunakan bahasa Melayu Jambi dengan dialek yang khas, selanjutnya saya sebut saja dialek Jambi Seberang.  Pada umumnya penduduk yang bermukim di sebelas kelurahan, dahulunya disebut kampung, di Seberang menggunakan bahasa yang sama.  Dialek ini sesungguhnya digunakan juga oleh penduduk yang bermukim lebih awal di sepanjang pinggiran sungai Batanghari bagian selatan seperti di kelurahan Penyengat Rendah, Buluran Kenali, Teluk Kenali dan Sijenjang.  Menurut beberapa narasumber, ada sedikit variasi bahasa antar kampung terutama dari intonasi suara ketika mereka berbicara. Selain itu ditemukan juga perbedaan kosakata tetapi hanya beberapa kata saja.  Hal ini sangat dimungkinkan karena adanya perbedaan keturunan asal penduduk kampung tersebut.  Bagi orang awam, variasi ini  relatif sulit diidentifikasi.  Oleh karena itu perlu adanya penelitian yang lebih komprehensif untuk mengetahui variasi tersebut.  

Salah satu hal yang mengkhawatirkan terhadap keberadaan dialek Jambi Seberang saat ini adalah adanya percampuran antara dialek Seberang dengan dialek Pasar, yang sangat dominan dipengaruhi oleh dialek Palembang.  Ada kecenderungan dialek Jambi Pasar, yang merupakan "bahasa kota", lebih dominan memengaruhi dialek Jambi Seberang.  Akibatnya sejumlah  kosakata dialek Jambi Seberang sudah jarang terdengar lagi di kalangan masyarakat setempat, terutama pada generasi muda.   Sementara itu penutur asli dialek Jambi Seberang sudah semakin menyusut.  Jika keadaan ini dibiarkan terus tidak tertutup kemungkinan dialek Jambi Seberang akan punah.  Oleh karena itu melalui blog ini saya mencoba menghimpun kosakata dialek Jambi Seberang dengan harapan dapat menjadi bahan kajian dalam upaya untuk  menjaga kelestariannya.  

Kaidah Penulisan dan Pengucapan

 

Penulisan kosa kata Bahasa Jambi Dialek Jambi Seberang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang mengacu pada KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Disamping itu terdapat sejumlah huruf yang mengeluarkan bunyi yang berbeda dengan bunyi pada kosa kata Bahasa Indonesia sehingga digunakan huruf khusus

a.    Label Kelas Kata

a

ajektiva atau kata sifat

adv

adverbia atau kata keterangan

n

nomina atau kata benda

num

numeralia atau kata bilangan

p

partikel, meliputi kata depan, kata sambung, dan kata seru

pron

pronomina atau kata ganti

v

verba atau kata kerja

 

b.   Label Ragam Bahasa

ark

menandai kata yang berciri kuno, yang sangat jarang atau sudah tidak digunakan lagi saat ini

hor

ragam hormat, untuk menandai kata yang digunakan untuk orang yang lebih tua atau dihormati

kas

kasar, untuk menandai kata kasar atau tidak sopan seperti makian

 

c.    Singkatan

dng

dengan

dp

daripada

dr

dari

dll

dan lain-lain

dsb

dan sebagainya

dst

dan seterusnya

ki

kiasan

kp

kependekan

kpd

kepada

krn

karena

msl

misalnya

pd

pada

pb

peribahasa

sbg

sebagai

spt

seperti

thd

terhadap

tsb

tersebut

tt

tentang

ukp

ungkapan

yg

yang

      

d.   Huruf Khusus

ê

vokal e akan ditulis sebagai ê yang diucapkan seperti pada ne.ge.ri /nêgêri/ dalam Bahasa Indonesia

è

vokal e akan ditulis sebagai è yang diucapkan seperti pada be.bek /bèbèk/ dalam Bahasa Indonesia

ʊ

vokal u yang diucapkan antara huruf u dan o akan ditulis sebagai ʊ

ɨ 

vokal i yang diucapkan antara huruf i dan e akan ditulis sebagai  ɨ

R

konsonan r yang diucapkan tanpa menggetarkan lidah akan ditulis sebagai R seperti pengucapan huruf gh

ʔ

konsonan k yang diucapkan dengan bunyi yang tidak tegas akan ditulis sebagai ʔ seperti  pengucapan huruf hamza dalam Bahasa Arab

 

e.    Akhiran -i dan -an

Akhiran -i dan -an tidak melebur dengan huruf akhir suatu kata apabila huruf akhir kata tersebut adalah  k, ʔ , p dan t.  Sebagai contoh untuk kata ca.tat.an suku kata terakhirnya tidak dibaca -tan tetapi dibaca -an. Begitu juga dengan kata nga.dapi, suku kata terakhirnya tidak dibaca -pi tetapi -i.

 

A: abal.....azimat

 

A

abal, nga.bal v meraba;  menerka; menduga; mengira-ngirakito haRʊs punyo Rêncano supayo bêgawè tu daʔ -- kita harus punya rencana supaya bekerja tidak menerka-nerka

abang n abang

abaR wow: --, bêsaʔ nian ikan yang kau tangkap tu wow, besar sekali ikan yg kamu tangkap itu

abè v abai

abu n abu

abʊʔ serbuk seperti halnya hasil penggergajian kayu

abɨs 1 v habis; 2 v  tamat: bacolah KoR’an tu sampè -- bulan puaso ko bacalah Al-Qur’an itu sampai habis bulan puasa ini; -- akal habis akal; abɨs-abɨs.an adv habis-habisan; kê.a.bɨs.an v kehabisan;     nga.bɨ.si menghabiskan; pêng.a.bɨs.an n penghabisan; terakhir; sê.a.bɨs p sehabis: pênghulu tu datang ~ zʊhʊR  penghulu itu datang sehabis zuhur; sê.a.bis-a.bis.nyo adv sehabis-habisnya

acaR acar

acu mengepaskan; mencocokkan: ngapo daʔ kau cobo -- dulu baju baRu tu  kenapa tidak kamu coba mengepaskan dulu baju baru itu

adab adab; sopan santun

adang v adang; halang; nga.dang 1 v mengadang; menghalangi:  jangan kau ~  oRang yang lalu di muko Rumah kito jangan kamu mengadang orang yg  lewat di depan rumah kita; 2 v menunggu buah jatuh dr pohon: sêmalam kami ~ duRèsemalam kami menunggu durian jatuh

adap hadap;  adap.an n hadapan; muka; depan; bê.a.dap-adap.an v berhadap-hadapan; nga.dap v menghadap; nga.dapi menghadapi

adas ma.nis n adas manis

adat adat; -- is.ti.a.dat  adat istiadat; bêr.a.dat v beradat

adɨʔ n adik; -- bungsu adik bungsu; -- ipaR adik ipar; -- sêbapaʔ adik seayah; -- sêêmaʔ  adik seibu; -- sêêmaʔ  sêbapaʔ  adik seibu seayah;  bêR.a.dɨʔ  v beradik; adɨʔ-bêR.a.dɨʔ  n adik-beradik; sê.bêR.a.dɨʔ.an adv bersama adik-adik

adɨl adil; nga.dɨ.lɨ v mengadili; pê.nga.dɨl.an n pengadilan

ado  1 v hadir: Majɨd daʔ -- aRi ko di sêkolah Majid tidak hadir hari ini di sekolah; 2 v mempunyai: dioʔ tu daʔ -- duɨt dia tidak mempunyai uang; ado.lah ada (penegasan): katonyo sakɨt padohal dioʔ ~ di Rumah katanya sakit padahal dia ada di rumah; ado.nyo n adanya: ikolah ~ duɨt aku inilah adanya uangku; ado-ado bè v ada-ada saja: mustahɨl ado antu siang bolong ko, ~ kau ko mustahil ada hantu siang bolong begini, ada-ada saja kamu ini; bê.Ra.do v kaya; berpunya; berkecukupan: Wak Lèman tu orang ~  di kampungnyo Wak Leman itu orang kaya di kampungnya;  nga.do.kan v  mengadakan; kami êndaʔ ~ Maulud  Nabi malam Jumat ko kami hendak mengadakan Maulid Nabi malam Jumat ini; nga.do-nga.do mengada-ada: jangan ~, aku daʔ pêrnah bêtêmu dioʔ jangan mengada-ada, saya tidak pernah bertemu dia; sê.a.do-ado.nyo adv seada-adanya; ado.ka.lo adv adakala

adon n adon; nga.don mengadon; adon.an n adonan; adukan bahan kue

adu adu; bê.Ra.du  1 v  beradu; bertabrakan;v berkelahi; nga.du 1 mengadu; menyampaikan keluhan kpd seseorang: kalu ado masalah sêhaRʊsnyo kê oRang tuolah gêna kito ~ kalau ada masalah seharusnya ke orang tualah tempat kito mengadu; 2 v menghasut: daʔ baɨk kau ~ oRang tidak baik kamu menghasut orang; .nga.du n orang suka menghasut

adʊɨ aduh

adʊk v aduk; campur;  adʊk.an n adukan; campuran; nga.dʊk v mengaduk; mencampur

adʊm n racun yg dimasukkan ke dalam air minum, dapat menyebabkan batuk darah, badan kurus kering, dan bahu yg naik spt orang sakit TBC

aèʔ  1 n air; 2 n tempat yang berair seperti sungai dan danau: kami nêngoʔ lumbo pêRau di têpi -- kami menonton lomba perahu di tepi sungai; -- dalam v banjir: Rêban ayam kami sampè lêpʊs kalu ~ kandang ayam kami sampai tenggelam kalau banjir; bêR.a.èʔ v berair; mengandung air

agaʔ  agak;  adv agak; kira-kira; kurang lebih; barang (dalam arti kurang lebih); agaʔ.nyo 1 adv agaknya; kiranya; rupanya:  ~  dioʔ maRah agaknya dia marah; 2 adv agaknya;  gerangan: di manolah ~ cɨncɨn adɨʔ kau tu têjatʊhnyo di manalah agaknya cincin adikmu itu terjatuh; agaʔ-agaʔ adv tidak berlebih-lebihan; dikira-kira: kalu makan tu ~ dikit kalau makan janganlah berlebih-lebihan; agaʔ tu adv masa (kata untuk menyatakan ketidakpercayaan dan sifatnya retoris): ~ dioʔ êndaʔ kê Rumah kami masa dia mau ke rumah kami

agamo agama; bêR.a.ga.mo v beragama

agʊng agung; besar; mulia; luhur

ahad Minggu

ahèRat akhirat

ahli 1 ahli; kê.ah.li.an n kepandaian

aɨb  n aib; perbuatan tercela

ajaɨajaib

ajaʔ v ajak; nga.jaʔ mengajak, mengundang: kami ko êndaʔ ~ kê pêngantèn anak kami kami ini hendak mengundang ke pernikahan anak kami

ajal n ajal

ajaR ajar; petunjuk; aja.Ran n ajaran; nasihat; petuah; petunjuk: bê.la.jaR v belajar; nga.jaR v mengajar; nga.jaR.kan v mengajarkan; nga.jaRi v mengajari;.pê.la.jaR.an n pelajaran; yg dipelajari atau diajarkan; tê.pê.la.jaR n terpelajar

aji  1 n haji; rukun Islam kelima; 2 n haji; sebutan untuk orang yg sudah melaksanakan haji

ajʊʔ, nga.juʔi v mengajuk; meniru suatu tingkah laku: bʊRʊng tiʊng tu padèʔ nian ~ suaRo oRang burung beo itu pintar sekali meniru suara orang

ajʊm n perintah: anaʔnyo tu daʔ ngɨkʊt -- anaknya itu tidak  mengikuti perintah; nga.jʊm v memerintah

akal akal; pikiran; akal-akal.an n akal-akalan; bêR.a.kal  1 v berakal; mempunyai akal; 2  v berusaha: cobolah ~ dikit macam mano caRonyo biaʔ aèʔ tu daʔ masʊʔ kê Rumah cobalah berusaha sedikit bagaimana caranya agar air itu tidak masuk ke rumah; nga.kali 1 v mengakali; mencari akal; berusaha; 2 v membodohi; menipu: gawènyo ~ oRang bè kerjanya menipu orang saja

akaR n akar; bê.a.kaR v berakar

akè.dah n akidah

akè.kah akikah; ngè.kah.kan v mengakikahkan

akhɨR akhir; akhɨR.nyo adv akhirnya; kesudahannya; tê.a.khɨR a terakhir

akh.lak akhlak; budi pekerti; kelakuan

aku pron aku; diri sendiri; saya; nga.ku v mengaku; nga.kui v mengakui; nga.ku-nga.ku v berpura-pura mengaku

akuR a akur; damai

ala ka.daR adv ala kadar; sekadarnya

alam n alam; -- ba.ko alam baka

alam, nga.lami  v mengalami; merasai; menanggung; menjalani (tt peristiwa);  bê.pê.nga.lam.an v berpengalaman; pê.nga.lam.an n pengalaman

ala.mat alamat; pertanda; gelagat: kalu panasnyo macam iko -- aRi êndaʔ ujan kalau panasnya spt ini pertanda hari akan hujan

1alang n halang:  alang.an halangan; bê.Ra.lang.an v berhalangan; mendapatkan rintangan atau masalah; nga.langi v menghalangi; merintangi; menahan; mempersulit; nga.lang-nga.langi  v menghalang-halangi; tê.a.lang v terhalang, terhambat

2alang n kayu penyangga bagian atap rumah; -- sunan kayu yg terletak di bagian paling atas atap rumah

alas.an n alasan

al.go.jo jagoan, tukang pukul

al.ham.du.lil.lah p alhamdulillah

alɨalih; pindah; ganti; tukar; ubah; bêR.a.lɨh v berpindah: dioʔ lah ~ kê Rumah baRunyo dia sudah pindah ke rumah barunya 

alɨalim; berilmu (dl hal agama Islam); salih; taat; --  ulamaʔ alim ulama

alɨR, nga.lir mengalir; alɨR.an n aliran; nga.lɨR.kan v mengalirkan;.nga.lɨRi v mengaliri

alɨs n alis

alɨtali yg dililit dan ditarik untuk memutar mesin atau gasing

al.ma.naʔ n almanak; kalender

alo v halau; usir; nga.lo menghalau; mengusir; ~ bêbo  kas  berkeluyuran: tiap malam gawè kau cuma ~ tiap malam pekerjaanmu hanya berkeluyuran

alon alon; perlahan-lahan; pelan-pelan

aluan haluan; bagian depan kapal atau perahu

alʊn ombak kecil; gelombang kecil

alʊs 1 halus; kecil sekali (tt benda dan suara): suaRo budaʔ tu -- nian, daʔ jêlas apo yang dicakapkannyo suara anak itu kecil sekali, tidak jelas apa yg disampaikannya; 2 sopan (tt suara): -- nian suaRonyo kalu êndaʔ minjam dʊit tu sopan sekali suaranya kalau akan meminjam uang; 3 tidak tampak (tt makhluk gaib); kê.a.lʊs.an 1 n kehalusan; terlampau halus (tt bentuk benda)

amal amal; -- ibadah amal ibadah; -- jaRiyah amal jariah; -- salèh amal salih; amal.an n 1 amalan; perbuatan baik; 2 bacaan dalam rangkaian ibadah; bêR.a.mal v beramal; nga.mal melantur; berbicara yg tidak karuan; nga.mal.kan  v mengamalkan: kami diajaRi ~  maco suRat Yasɨn tigo kali sêmalam kami diajarkan untuk mengamalkan membaca surah Yasin tiga kali semalam

aman aman

ama.nat n amanah, titipan orang lain

amat adv amat; terlalu; sangat: jangan didulikan -- cakap dioʔ tu jangan terlalu dipedulikan ucapan dia itu

am.bal ambal; karpet; permadani

am.baR hambar; tawar

am.bèn amben; balai-balai

am.bɨʔ ambil; ngam.bɨʔ mengambil; ~ anaʔ mengadopsi  anak; ~ ati  menyenangkan hati orang lain; ~ mênantu menjadikan menantu; ~ muko berbuat sesuatu yg menyenangkan hati orang lain; am.bɨʔ.an  n ambilan: dioʔ tu anaʔ ~ dia itu anak ambilan; tê.am.bɨʔ  v terambil; tidak sengaja mengambil

am.bo hamba; -- sahayo hamba sahaya; ngam.bo menghamba

am.bʊng n keranjang yg terbuat dr anyaman rotan, diberi tali untuk disangkutkan ke kepala, biasanya digunakan oleh perempuan

ambʊR, ngam.bʊR v menghambur; melompat untuk melepaskan diri: kêtiko kami lèngah, kancɨl tu ~ laRi kê utan ketika kami lengah kancil itu menghambur ke hutan; bê.am.bʊR.an v berhamburan; bertaburan; berserakan

amis  amis; anyir

amo hama; bê.a.mo v berhama

amot 1 adv semakin menjadi-jadi:  kêlakuan budaʔ tu  tambah -- bè kelakukan anak itu semakin menjadi-jadi saja; 2 a parah (tt  penyakit): pênyakɨt oRang tuo tu lah -- nian penyakit orang tua itu sudah parah sekali

ampaR, ngam.paR  v  menghampar; membentang (tt tikar, karpet, dll); tê.am.paR v terhampar

am.pas ampas

am.pê.lop n amplop

am.po 1 hampa; 2 n bulir padi yg tidak berisi

am.pʊampun; am.pʊni v ampuni; maafkan: Ya Allah, ~ doso-doso kami Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami; ngam.pʊni v mengampuni; memaafkan; pê.ngam.pʊn n orang atau zat yg memberikan ampun; tê.am.pʊni v terampuni

amuʔ amuk;  bêR.a.muʔ beramuk; berkelahi; nga.muʔ v mengamuk; pê.nga.muʔ n pengamuk; orang yg mudah mengamuk

anaʔ anak; -- ambɨʔan anak angkat; -- batu anak batu;   -- buah keponakan;  -- kampang anak haram; -- kandʊng anak kandung; -- kêmbaR anak kembar; -- kunci anak kunci; -- mʊrɨd anak murid; -- susuan anak susuan; -- tanggo anak tangga;  -- yatɨm anak yatim; anaʔ-anaʔ.an n anak-anakan; boneka; bêR.a.naʔ v 1 beranak; mempunyai anak: dioʔ sudah ~ duo  dia sudah  punya anak dua; 2 melahirkan anak: bininyo baRu ~ soRè tu istrinya baru melahirkan kemarin; 3 dng anaknya: dioʔ duo ~ kê Rumah kami dia berdua dng anaknya ke rumah kami; ~ cu.cu beranak bercucu; ~ pinaʔ  beranak pinak; mempunyai keturunan; pê.Ra.naʔ.an n peranakan; rahim

anam.lah adv sesungguhnya, penegasan untuk menyatakan yang sebaliknya: katonyo dioʔ sakɨt, padohal èloʔ -- katanya dia sakit, padahal sesungguhnya sehat

an.caR-an.caR n kira-kira; lebih kurang

an.cʊR v hancur; ngan.cʊR.kan v menghancurkan; mengacaukan; merusakkan; pê.ngan.cʊR  n penghancur

an.dè andai; -- kato andai kata; seandainya; seumpama; an.dè.kan  p andaikan; misalkan; seumpama; bê.an.dè-an.dè  v beran-dai-andai; berunding; mempertimbangkan sesuatu; sê.an..nyo p seandainya

an.dɨl andil

an.dʊʔ handuk

1anè-anè binatang anai-anai

2anè-anè n ani-ani (alat untuk menuai padi)

anèaneh; ajaib; ganjil; anèh-anèh adv aneh-aneh; macam-macam;

angan n angan; pikiran; ingatan; angan-angan n angan-angan;  khayal

1angat a hangat; panas (tt suhu benda): makanlah sêlagi masɨh -- nasi tu makanlah mumpung masih  hangat nasi itu

2angat a  menderita; kesakitan: pênyopèt tu -- kêno tangani oRang Ramè pencopet itu kesakitan kena pukul orang ramai 

ang.gap n anggap, sangkaan; ngang.gap menganggap; memandang sbg; berpendapat bahwa: kini ko kami daʔ ~ dioʔ sanaʔ kami lagi sekarang kami tidak menganggapnya sbg keluarga kami lagi

ang.gʊʔ angguk; ngang.gʊʔ v mengangguk; ngang.gʊʔ.kan v menganggukkan; ngang.gʊʔ-ngang.gʊʔ v mengangguk-angguk; tê.ang.gʊʔ-ang.gʊʔ v terangguk-angguk

ang.gʊR  n  tanaman anggur; Vitis vinifera

angin angin; angin-angin.kan v menganginkan supaya kering: sêbêlum disimpan, têpʊng tu ~ dulu sebelum disimpan, tepung itu diangin-angin-kan dulu; bêR.a.ngin v berangin; ada angin bertiup; bêR.a.ngin-a.ngin v berangin-angin; berada  di tempat yg ada angin agar sejuk; kê.a.ngin.an v keanginan; kena angin; tertiup angin

angit hangit; sangit; bau hangus

ang.kaR agak panas (tt suhu badan pd orang yg akan demam): kalu badan budaʔ kêciʔ --, jangan dulu dimandikan kalau badan anak agak panas, jangan dulu dimandikan

ang.kat  1 v menaikkan; 2 v ambil; bawa: -- jêmuRan tu masʊʔ, aRi êndaʔ ujan bawa jemuran itu masuk, hari akan hujan; 3 a yg diambil dan dipelihara (tt anak); ngang.kat v mengangkat

ang.ko angka

ang.kʊangkuh

ang.kʊangkut; bawa; ngang.kʊt mengangkut

angop menguap;  tê.angop-angop v terengah-engah

ang.so angsa

ang.sʊR v angsur; cicil; ang.sʊR.an n angsuran; cicilan; bê.ang.sʊR n berangsur; ngang.sʊR v 1 mengangsur;  mencicil; 2 beringsut; bergeser sedikit-sedikit: sêjaʔ kakinyo patah, bêjalannyo cuma biso ~ sejak kakinya patah, dia berjalan dng beringsut

ani.a.yo aniaya; nga.ni.a.yo v menganiaya; tê.a.ni.a.yo v teraniaya

aning dengar: cobo -- nian apo kato maʔ kau tu coba dengar betul apa kata ibumu itu; ka.ning.an 

        kedengaran; nga.ning  mendengarkan; mengindahkanbudaʔ kiniko galaʔ daʔ ~ cakap oRang tuo anak sekarang sering tidak mendengarkan kata-kata orang tua

an.jaʔ v anjak; pindah: tʊlʊng kau -- kêRèta tu supayo oRang mudah lalu tolong pindahkan sepeda itu supaya orang mudah lewat; an.jaʔ-an.jaʔ.an n pijakan; bêR.an.jaʔ bergerak;  berangkat:  kami êndaʔ ~lah bêntaR lagi kami mau berangkat sebentar lagi; ngan.jaʔ menganjak,  memindahkan

an.jang n kp kependekan dr kata panjang yg merupakan sapaan untuk kerabat yg bertubuh tinggi, spt paʔanjang, waʔanjang, dan tuʔanjang

an.jɨng n anjing

an.jʊng v mengangkat sesuatu ke punggung atau kepala seseorang; mengangkat tinggi-tinggi: tʊlʊng kau --kan ambʊng ko kê kêpalaʔ aku tolong engkau angkatkan ambung ini ke kepalaku

an.ta antah; gabah pd beras

an.taʔ v menjelang: kami bêRênti bêkêRjo -- têngah aRi kami berhenti bekerja menjelang tengah hari; an.taʔ-an.taʔ adv tiba-tiba; tê.an.taʔ-an.taʔ v terburu-buru

an.tam hantam; bêR.an.tam v berhantam; berkelahi; ngan.tam v menghantam; meninju: mʊbɨl tu ~ dɨndɨng Rumah sampè Rʊbʊh mobil itu menghantam dinding rumah sampai roboh

an.tan antan; alu

an.taR antar; bawa; kirim; ngan.taR mengantar; ~ bêlanjo acara mengantar barang dari mempelai pria ke mempelai wanita berupa barang persiapan resepsi pernikahan; ~ tando acara mengantar tanda biasanya berupa cincin dan pakaian dari pihak pria sebagai bukti pertunangan; pêng.an.taR n 1 orang yg mengantar(kan); 2 alat untuk mengantar(kan)


an.ta.Ro antara; -- la.ɨn antara lain; misal-nya; contohnya; pêR.an.ta.Ro n perantara; makelar; pialang; calo (tt jual beli dsb)

an.tèn.an adv mumpung; selagi: jêmurlah padi tu – aRi panas jemurlah padi itu mumpung hari panas

an.tɨʔ v tunggu;  nan.tɨʔ  v menunggu; tan.tɨʔ  p tunggu: ~ bêntaR, aku êndak bêsiap dulu tunggu sebentar, aku mau bersiap dahulu

an.tu hantu;  -- aèʔ hantu air; hantu berambut panjang yg berada di air dan sering berdiam di kayu hanyut; -- kopèʔ hantu dng badan berlendir, salah satu payu-daranya besar, sering men-culik anak-anak yg bermain di waktu magrib; -- piRau hantu yg mengeluarkan kata-kata kotor; -- pocong hantu pocong; -- Rimbo hantu berambut panjang, berbadan hitam, tinggal di dalam hutan; bêR.an.tu v berhantu; ada hantunya

an.tʊʔ antuk; bentur; bê.an.tʊʔ.an berantukan; saling berantuk; têR.an.tʊʔ  v  terantuk; tersentuh (pd); terlanggar (pd); tersandung (pd); terbentur (pd): kêpalaʔnyo ~ tiang sampè bɨncʊt kepalanya terbentur tiang sampai benjol

anyam anyam; anyam.an n anyaman; nga.nyam menganyam (bilah, daun pandan, dsb

anyang menawar: ­bolèh di-- daʔ baRang ko? boleh ditawar tidak barang ini?; anyang.an n 1 tawaran; hasil menawarkan; sesuatu yg ditawarkan;  2 tawaran; harga yg diminta oleh pembeli (penyewa dsb); nga.nyang v  menawar; meminta pengurangan harga

anyiR anyir; amis

anyut hanyut;  bêR.a.nyut v menghanyut: kêRno mêsɨn motor mati, akhɨRnyo kami  ~ɨlɨr krn mesin motor mati, kami menghanyut ke ilir

apak a  apak; berbau tidak sedap krn telah lama disimpan dan sudah berjamur

apal  hafal; apal.an n 1 hafalan; yg dihafalkan; nga.pal v menghafal, belajar: jangan ʊsɨʔ adɨʔ kau tu, dioʔ lagi  ~ jangan ganggu adikmu itu, dia sedang belajar

apam n apam

ap.dol afdal; lebih utama

apkɨR afkir; tidak dapat dipakai

api api; -- nêrako api neraka; bêR.a.pi v berapi

apɨapit; meletakkan sesuatu di antara dua benda;  nga.pɨt v mengapit; pêng.a.pɨt v pengapit, alat untuk mengapit

apo 1 pron apa; kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat)  sesuatu: kêmbang -- yang dioʔ tanam tu? kembang apa yg dia tanam itu?; 2 pron apa; kata tanya untuk pengganti sesuatu: -- yang dioʔ katokan tadi? apa yg dibilang-nya tadi?; 3 pron apa; kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan: Pak Hasan tu --nyo kau? Pak Hasan itu apanya kamu?; 4 pron apa; pengganti sesuatu yg kurang terang; pengganti barang sesuatu: mano aku tau -- isi tas tu mana saya tahu apa isi tas itu; 5 apa; untuk mendahului kalimat tanya:  -- daʔ pêgi kau ɨsʊk pagi tu? apa kamu tidak pergi besok?; 6 apa; atau: kau êndaʔ minum aèʔ sahi -- kopi? kamu mau minum air teh apa kopi; apo-apo apa-apa; segala apa; apa pun; segala sesuatu; apa saja: daʔ ado ~ yang biso dimakan untuk malam kagi tidak ada apa pun yg bisa dimakan untuk nanti malamdi.a.poi v  diapakan; dibagaimanakan; nga.po pron mengapa

apʊng apung; nga.pʊng v mengapung; mengambang; terkatung-katung di permukaan air (tidak tenggelam); tê.a.pʊng v terapung; mengambang di  permukaan air; tê.a.pʊng-apʊng v terapung-apung; terkatung-katung

apʊhapus; tidak terdapat atau tidak terlihat lagi; nga.pʊs v menghapus; pêng.a.pʊs n penghapus; tê.a.pʊs v terhapus

aRah arah;  tujuan; maksud; nga.Rah v mengarah

1aRaʔ arak; minuman keras

2aRaʔ v arak; iring; beR.aRaʔ v berarak; nga.Raʔ v mengarak

aRal aral; rintangan; alangan

aRang arang

aRap  1 v harap; mohon; minta; 2 n ingin;  keinginan agar sesuatu terjadi: -- nian kami punyo Rumah baRu ingin sekali kami mempunyai rumah baru; aRap.an n harapan; bê.a.Rap v berharap; mengharap; bê.a.Rap-a.Rap v berharap-harap

aRi  n 1 hari; waktu dr pagi sampai pagi lagi (yaitu satu edaran bumi pd sumbunya, 24 jam): beRapo -- kau biso ngerjoi ko? berapa hari kamu bisa mengerjakan ini?; 2  hari; keadaan (udara, alam, dsb) yg terjadi dalam waktu 24 jam: dioʔ daʔ êndaʔ datang kalu -- ujan dia tidak mau datang kalau hari hujan; -- baɨʔ, bu.lan ba.ɨʔ hari baik, bulan baik; -- bêsaʔ hari besar; -- kiamat hari kiamat; -- Rayo hari raya; aRi.an n harian; bê.aRi-aRi num berhari-hari; sê.a.Ri-aRi n sehari-hari; tiap-tiap hari; sê.a.Ri.an n seharian; sepanjang hari; sehari penuh

aRi-aRi n bagian tubuh di antara perut dan kemaluan

aRon v aron, memasak nasi sampai setengah matang

aRʊʔ, nga.Rʊʔ v kas makan:  biaʔlah dioʔ ~ aRto pusako tu gêgalonyo biarlah dia makan harta pusaka itu semuanya

aRʊn, nga.run kawin (tt binatang)

aRʊng, nga.Rʊng v berjalan melewati air yg tingginya sebetis orang dewasa

asah asah; asah.an n batu pengasah; nga.sah v mengasahpêng.a.sah n pengasah, alat untuk mengasah; tê.a.sah v dapat diasah

asaʔ tiap; saban; setiap-- êndaʔ pêgi pasti dioʔ kêncɨng dulu setiap mau pergi pasti dia kencing dulu

1asal asal; mula-mula sekali; semula; -- mulo asal mula; -- usul asal-usul; bêR.a.sal v berasal

2asal p 1 asal; apabila: dioʔ bolè pegi -- gawènyo sêlêsè dia boleh pergi asal pekerjaannya selesai; 2 asal;  pokoknya; yg penting: biaʔlah lambat, -- sêlamat biarlah lambat, asal selamat; asal.kan p asalkan; dng syarat; asal-asal.an a asal-asalan; asal jadi

asam n 1 pohon asam; Tamarindus indica; 2  buah asam; -- gêlʊgʊR asam gelugur; -- kandɨs asam kandis; -- jawo asam jawa

asap asap; bêr.a.sap v berasap; bêr.a.sap-asap v berasap-asap

asèʔ  a  asyik: budaʔ-budaʔ tu -- bêmain bè sampè lupo makan  anak-anak itu asyik bermain saja sampai lupa makan; nga.sèʔ keasyikan

asê.li asli

asɨhasil; bê.Ra.sɨl v berhasil; bê.pêng.a.sɨl.an v berpenghasilan; pêng.a.sɨl.an n penghasilan;

aso asa

asʊt hasutan; nga.sʊt v menghasut; pêng.a.sʊt n penghasut; tê.a.sʊt v terhasut

atap atap; -- Rum.bio atap rumbia; bê.a.tap v beratap; nga.tap v mengatap; sê.a.tap n seatap

atas atas; nga.tasi v mengatasi; tê.a.tasi v teratasi

ati hati; ati-ati adv hati-hati; ingat; waspada; R.a.ti.an v perhatianpêR.a.ti.kan v memperhati-kan tê.pêRa.ti.kan v terperhatikan

atʊR atur; atʊR.an n aturan; atʊR.an.nyo adv seharusnya; semestinya: ~ sêbêlʊm kau pêgi bêkato dulu dêngan bapaɁ kau seharusnya sebelum engkau pergi beritahu dulu bapakmu; bê.a.tʊR.an   v  beraturan; nga.tʊR v mengatur; pêr.a.tʊR.an n peraturan; tê.a.tʊR v teratur

aum aum; tiruan bunyi raung harimau atau singa; aum.an n auman;  nga.um v mengaum

aʊR aur; tanaman mirip bambu

1aʊs haus, dahaga; kê.aʊs.an a kehausan; pêR.aʊs.an makanan kecil; camilan; kudapan

2aʊs  aus; susut karena tergosok (tt barang atau benda yg sering dipakai)

awaʔ diri; -- dèwèʔ diri sendiri: kalu kito pêmalas, ~ yang Rugi kalau pemalas, diri sendiri yang rugi; -- ko  diri saya, saya: ~ lah tuo diri saya ini sudah tua; -- tu  dirimu, engkau: ~ kan orang bêRado engkau kan orang berada

awan awan

1awas v  awas; dapat melihat dng baik; nga.wasi v mengawasi (tingkah laku orang; pêng.a.was n pengawas

2awas v was; hati-hati;

ayah bapak;   -- ang.kat ayah angkat; -- kan.dʊng ayah kandung;  -- ti.Ri ayah tiri; bêR.a.yah v berayah; sê.a.yah n seayah

ayaʔ, nga.yaʔ   mengayak (tepung, pasir, dsb; ayaʔ.an n ayakan; alat pengayak

ayal, nga.yal v mengkhayal 

ayɨt lendir; bê.a.yɨt  v berlendir

ayu a ayu; cantik

ayʊʔ, bêR. a.yʊʔ bersetubuh; nga.yʊʔ v menyetubuhi          

ayʊn ayun; bêR.a.yʊn v berayun;  bêR.a.yʊn-a.yʊn v berayun-ayun; nga.yʊn v mengayun

azab azab; siksaan

azimat n azimat

Tentang Jambi Seberang

  Kota Jambi dibelah oleh sungai Batanghari, yang merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera.  Dengan demikian secara geografis Kota J...